in

Contoh Pidato Tentang Surga

Halo sobat yuktheory.com happy yuktheory ! Kali ini kami akan memberikan Contoh Pidato Tentang Surga

Assalamu ‘Alaikum Wr. Wb.“Alhamdulillahi robbil alamin, wasshalaatu wassalaamu alaa asrafil anbiyaa’i  wal mursaliin wa’ala aalihi wasohbihi ajma’in, (amma ba’du)”.
Ibu yang saya hormati dan teman-teman pendengar seperjuangan yang saya cintai, pada kesempatan yang baik ini; insya Allah saya akan  menyampaikan uraian tentang pentingnya sifat qona’ah hubungannya dengan sifat syukur yang ada pada diri kita.Hadirin yang di muliakan Allah.

Empat Golongan Orang yang Dirindukan SurgaJadi dengan apa adanya ini merasa cukup dan tidak memikirkan apa yang tidak ada atau tidak mampu di dapatnya. lawan dari pada sifat qona’ah adalah sifat rakus, sifat rakus ini yang tidak akan merasa cukup walaupun harta yang dimilikinya banyak.Demikianlah yang dapat mengubur sifat syukur kita kepada Allah, Nau’udubillah…!Padahal Allah telah berfirman dalam surat Ibrahim ayat 7:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.Sifat qona’ah juga musti terpatri dalam jiwa kita,Karena dengan sifat qona’ah akan melahirkan sifat syukur dalam diri kita…Misalkan saja, di luar kita pernah melihat orang kakinya pincang, dengan ketidakberdayaannya secara fisik akan tetapi mampu memunculkan kreatifitas, mereka tetap bersyukur dengan terus berusaha agar menjadi pribadi yang lebih baik dan dihormati. Apa lagi kita yang normal ya???

Kita kadang galau di rundung duka dengan kondisi badan yang sehat dan normal, justru keluh kesah ini akan melahirkan pribadi yang psimis, pecundang, dan membuat diri ini terasa tak berguna lagi.Mestinya kita harus tahu, apa yang digariskan oleh Allah kepada kita itu untuk disyukuri dan dinikmati dengan terus berusaha agar nasib kita menjadi lebih baik.
Hadirin yang saya cintai…Orang Qona’ah ini senang terhadap pemberian Allah, selalu di syukurinya sembari mencari hal lain yang diperlukan dan yang diinginkan. Justru orang qona’ah ini menurut saya adalah orang pekerja keras, bukan orang malas,,,dengan hasil jerih payah dan rezeki yang di dapat ia mampu membelanjakan sesuai dengan kondisi dan kemampuan bukan keterpaksaan dan gengsi pada orang lain. Melainkan sifat syukur lah yang mampu membakar sifat rakus dalam diri orang tersebut.
Mungkin itu yang bisa saya sampaikan, kuranglebihnya mohon maaf, Insya Allah kita bertemu di udara dan gelombang yang sama.
Wassalamu ‘Alaikum Wr. Wb

Written by Ningsih

hidup adalah yadnya dan tidak ada yadnya yang sia-sia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Contoh Pidato Tentang Lingkungan

Soal UTS Fiqih SMA Semester 1 (Ganjil) Lengkap