Pengertian Sad Atatayi Dan Tri Mala

Sad Atatayi

Sad Atatayi artinya enam macam pembunuh kejam. Keenam pembunuh ini adalah:

a. Agnida

Agnida artinya membakar milik orang lain. Orang yang karena perasaan iri dan

dengki, sentimen pribadi dan macam-macam perasaan lainnya, kemudian melakukan

perbuatan terlarang lain membakar milik orang. Perbuatan tersebut digolongkan

dalam perbuatan yang kejam dan disebut Agnida. Karenanya kendalikanlah diri dari

perbuatan terlarang itu.

b. Wisada

Wisada artinya meracun. Perbuatan meracun adalah suatu perbuatan jahat dan terkutuk.

Meracun adalah perbuatan membunuh orang dengan mempergunakan alat berupa benda

atau obat keras yang disebut racun. Orang yang melakukan hal ini disebabkan karena

perasaan dendam, benci, sehingga orang lain dianggap sebagai musuhnya. Perbuatan

yang demikian termasuk perbuatan kejam, tidak berperikemanusiaan karenanya termasuk

pembunuhan kejam. Itulah sebabnya perbuatan ini sangat terlarang.

c. Atharwa

Atharwa artinya melakukan ilmu hitam. Ilmu hitam atau black magic ini sering

digunakan untuk membuat orang lain menderita sakit, orang lain menjadi gila dan lain

sebagainya. Perbuatan dengan melakukan ilmu hitam ini sangat dilarang oleh ajaran

agama. Oleh karena itu dianggap sebagai suatu pembunuhan bila dilakukan. Itulah

sebabnya ilmu hitam ini jangan dilakukan, karena akibatnya menimbulkan dosa bagi

pelakunya.

d. Satraghna

Satraghna artinya mengamuk. Mengamuk adalah suatu perbuatan dari orang yang

sedang bingung. Perbuatan mengamuk bisa menimbulkan kepanikan, bahkan bisa

menimbulkan pembunuhan. Perbuatan mengamuk itu adalah perbuatan yang tidak terpuji.

e. Dratikrama

Dratikrama artinya memperkosa. Memperkosa adalah perbuatan yang dilakukan

tanpa adanya persetujuan kedua belah pihak. Perbuatan memperkosa adalah sama

dengan perbuatan binatang, karena binatang melakukan kehendaknya hanya berdasarkan

nafsu jahatnya saja. Manusia terlibat dalam perbuatan itu, berarti kesadarannya sudah

hilang karena pengaruh nafsu yang tidak terkendalikan lagi. la lupa akan rasa malu, rasa

harga diri, nama baik keluarga dan lain sebagainya, Perbuatan semacam itu tidak akan

mungkin dapat membahagiakan, tapi sebaliknya akan menimbulkan kesengsaraan.

Itulah sebabnya ajaran agama melarang perbuatan dratikrama itu.

f. Raja Pisuna

Raja pisuna artinya memfitnah. Memfitnah adalah suatu perbuatan yang paling

tidak baik. Memfitnah lebih kejam dari pembunuhan. Perbuatan ini dilakukan untuk

menghancurkan kehidupan orang lain. Maka dari itu perbuatan semacam ini tidak

dibenarkan menurut ajaran agama. Oleh karena itu janganlah dilakukan perbuatan

memfitnah itu

Tri Mala

Tri mala artinya tiga macam perbuatan kotor yaitu:

a. Kasmala yaitu perbuatan yang hina dan kotor.

b. Mada yaitu perkataan, pembicaraan yang dusta dan kotor.

c. Moha yaitu pikiran perasaan yang curang dan angkuh.

Musuh-musuh atau sifat-sifat tersebut di atas harus dihindarkan dari segala bentuk

perbuatan seperti dalam bentuk perkataan, pikiran, dan perbuatan. Mengenai batas

waktu atau saat yang baik untuk menjalankan hidup Bhiksuka atau Sanyasin tidak

dapat ditentukan secara pasti.

Ningsih

hidup adalah yadnya dan tidak ada yadnya yang sia-sia

View all posts by Ningsih →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares